Home Berita Berbagi Cerita SKM Penggerak Desa: Tantangan Sulitnya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan...

Berbagi Cerita SKM Penggerak Desa: Tantangan Sulitnya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat tentang Pencegahan COVID-19

43
0

Semarang (14/9) Tahun ini, Jurusan IKM melaksanakan progam SKM Penggerak Desa yang diikuti seluruh mahasiswa Prodi Kesmas Angkatan 2017. Program SKM Penggerak Desa terdiri dari “Menggerakkan Masyarakat”, “Mengabdi di Institusi”, dan “Melaksanakan Riset” yang dilaksanakan hingga akhir Desember 2020. SKM Penggerak Desa akan mendapatkan rekognisi sks untuk 4 mata kuliah, yaitu PKL Institusi, PKL, KKN, dan Skripsi, dengan total 16 sks”

PKL Komunitas sudah dilaksanakan mahasiswa pada tanggal 13 Juli – 30 Agustus 2020. Salah satu tempat pelaksanaan PKL Komunitas adalah di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Mahasiswa melakukan PKL Komunitas selama 5 minggu dengan agenda perencanaan hingga evaluasi progam.

Bekerja sama dengan pemerintah kelurahan, mahasiswa menentukan lokasi pelaksanaan progam dalam lingkup RT maupun RW agar progam tepat sasaran dan dapat mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan pada masing-masing progam. Progam dilaksanakan di RW 02 berupa intervensi kesehatan khususnya COVID-19 sebagai solusi atas permasalahan prioritas di RW 02 Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan PKL Komunitas yaitu sulitnya menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait Covid-19.

Ihza Satria Mandala sebagai salah satu mahasiswa pelaksana PKL Komunitas menyampaikan bahwa program telah berhasil dilaksanakan dan hasil evaluasinya menunjukkan perbaikan dalam aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku. Kepala Kelurahan Bandarharjo, Emi Setiana Estu Handayani, S.E., mengapresiasi program-program yang telah dilaksanakan mahasiswa karena sejalan dengan program prioritas pemerintah pada tahun 2020 yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat akan Covid-19.